KEAJAIBAN DALAM TES CPNS 2018
Sabtu 06 juni 2020
Dua kali berturut-turut saya mengikuti seleksei CPNS mulai dari seleksi CPNS yang diadakan KEMENKUMHAM, dan PEMPROP BANTEN mungkin bukan rezeki saya berada di dua instansi tersebut, karena dari dua kesempatan tersebut saya selalu gagal dan dinyatakan tidak lolos selseksi.
Tidak berhenti di situ saya terus berusaha dan meminta kepada-Nya dalam setiap doa, karena saya sadar kepada siapa lagi saya harus meminta kalau bukan kepada-Nya. Tuhan sang pencipta alam semesta yang maha pemurah lagi maha penyayang.
Pada suatu ketika saya diberi kabar oleh Ikatan Alumni Universitas Terbuka Angkatan 2013, bawa ada penerimaan CPNS di bandung, tanpa pikir panjang langsung mendaftarkan diri saya di salah satu instansi di pemerintahan Kota Bandung. Namun kali ini, ada sedikit rasa ragu di hati, yang mungkin wajar terjadi karena sudah 2 kali daftar dan 2 kali pula mengalami kegagalan, tapi tidak menyerah begitu saja saya tetap melakukan prosesi pendaftaran di link SSCN.BKN.go.id, setelah daftar sampai ke pengumuman seleksi berkas dan tempat ujian tanggal 22 Oktober 2018.
Prosesi seleksi di mulai setelah daftar alhamdulillah langkah pertama pun saya alalui dengan mulus dan lancar. Lajut ke seleksi yang ke 2 yaitu seleksi SKD, seleksi yang ke 2 ini yang membuat saya aga cemas tapi tetap saya di jalani dengan bisamillah, sayapun pergi kebandung dengan 3 orang taman saya, kebetulan jadwal tes mereka berbarengan dengan saya, kami berangkat dengan membawa sejuta harapan yang tentunya dapat lulus seleksi SKD.
Sehari sebelum berangkat untuk mengikuti tes, berbagai macam kebingungan pun muncul dalam benak saya, karena pada saat itu saya tidak memiliki biaya yang cukup untuk pergi dan menginap di bandung, yang bisa saya lakukan hanya kembali berdoa semoga ada keajabian untuk saya dan 2 orang teman saya.
Ketiaka dalam kebingungan tersebut saya di hubungi salah satu rekan kerja yang sudah saya anggap sebagai orang tua sendiri, beliau menawarkan menginap di rumah orang tuanya di daerah Arcamanik, sontak saya kaget seraya dalam hati berkata ya allah do'a ku di dengar dan ijabah langsung dari sinilah awal dari keajaiban-keajaiban berikutnya selama perjalanan menjadi ASN Kota Bandung.
Tidak pikir panjang setelah mendapat kabar dari rekan kerja saya bahwa saya dipersilahkan menginap di rumah orang tuanya, saya pun langsung berangkat dengan modal di dompet waktu itu sekitar 300 ribu, saya pun berangkat dan mengikuti seleksi Kompetensi Dasar. Selesai Tes saya langsung bisa melihat hasil tes dan ternyata saya belum memenuhi passing grade dengan demikian sudah bisa dipastikan saya tidak lolos seleksi SKD.
Saya pulang dengan sedikit rasa kecewa pada saat itu, tapi tetap saya berdoa disetiap waktu, kata yang saya selalu ucapkan dalam setiap doa saya adalah "ya allah jika memang saya di takdirkan untuk menjadi seorang ASN maka permudahlah jalan saya untuk mencapai takdir saya (aamiin)".
Waktu terus belalu dan entah percaya atau tidak do'a saya menjadi sebuah kenyataan kembali. Keajaiban kedua pun di mulai pemerintah menurunkan passing grade, sehingga saya dinyatakan lolos Seleksi Kompetensi Dasar dan alahamdulillah menempati posisi pertama di formasi yang saya daftar, dari 25 Alumni Universitas Terbuka 2013 hanya 5 orang yang dinyatakan lolos seleksi untuk melanjutkan ke seleksi selanjutnya yaitu Seleksi Komoetansi Bidang (SKB).
Pada formasi yang saya daftar ada 3 orang yang lolos dan maju ke seleksi selanjutnya, posis pertama di tempati oleh saya, posisi kedua oleh seorang wanita yang bernama Ikoh Indriyani, dan di posisi ketiga oleh teman kuliah saya Reza. Pada saat itu kekhawatiran pun mualai muncul karena nilai saya tidak terpaut jauh dari peserta lain di formasi yang saya daftar, karen hal itu sayapun kembali berdoa, "ya allah jika saya memang ditakdirkan untuk jadi ASN maka permudahlah jalan saya, serta pertemukanlah saya dengan orang yang bernama Ikoh Indriyani, karena hamba tau tidak ada hal yang tak mungkin bangi-mu ya allah, aamiin".
Berangkat dari tangerang untuk mengikuti seleksi SKB yang diadakan di slahsatu Universitas ternama di Kota Bandung dengan menumpang teman karena memang saya tidak memiliki uang sama sekali pada waktu itu, dengan bermodalkan nekat dan keyakinan.
Berangkat dari tangerang jam 10:20 tiba ditempat tes jam 04:15 dini hari, saya mempersiapkan diri untuk mengikuti tes SKB yang di mulai pukul 07:00 sebelum melangkah saya kembali berucap seraya berdoa mengutarakan keinginan saya untuk bertemu dengan peserta yang menjadi rival saya tersebut. Aneh sangat aneh, ketika masuk ruangan saya di tarik oleh salah seorang panitia untuk di arahkan duduk di kursi depan, dan tak lama kemudian panitia itu kembali menarik seorang wanita dan dipersilahkan duduk di samping saya, ketika tes belum di mulai saya mengajak ngobrol wanita tersebut saya membuka pembicaraan "teh daftar apa, guru, keshatan atau teknis?" dia menjawab "guru SD kang." saya pun bertanya kembali "kalo boleh saya tau daftar di SD mana ya teh?" dia kembali menjawab "SDN 098 CIROYOM kang" boleh percaya atau tidak tapi ini kenyataan doa saya kembali di kabulkan oleh allah SWT, bersamaan dengan itu saya merasa bingung dan heran, dari sekian banyak peserta yang ikut tes SKB saya bisa bertemu dengan rival saya, dan samapai sekarang saya masih merasa heran, tapi yakin ini semua kehendak allah SWT.
Ini mungkin hanya salah satu contoh dari sekian banyak keajaiban yang allah berikan kepada umatnya, berawal dari tes SKD yang menyatakan saya tidak lolos menjadi lolos sekelsei, keinginan besar yang ingin berjumapa dengan peserta satu formasi pun bisa bahkan duduk berdampingan dan diberikan kesempatan ngobrol dengannya. Dari situlah saya semakin yakin bahwa allah SWT itu mendengar semua doa umatnya.
Sambil cingogo
mancing di jalan budi Cimahi.
Sabtu 06 juni 2020